Mojokerto, – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, melakukan soft launching destinasi wisata Susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit (TBM) Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan ini sekaligus memeringati Hari Lingkungan Hidup Nasional dan Hari Sejuta Pohon.
Susur Sungai Ngotok merupakan destinasi wisata dengan wahana baru menggunakan perahu. Soft launching Susur Sungai Ngotok di Kawasan Taman Bahari Majapahit (TBM) diawali dengan bersepeda bersama staf di jajaran Pemerintah Kota Mojokerto mulai pagi hari. Sesampainya di Taman Bahari Majapahit, Wali kota melakukan tanam pohon sebelum mencoba perahu menyusuri Sungai Ngotok.
Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto mengatakan, wisata susur sungai menjadi bagian dari pengembangan TBM sebagai kawasan destinasi wisata di Kota Mojokerto. ‘’Taman Bahari Mojopahit ini memiliki salah satu wisata yang disebut susur Sungai Ngotok,’’ katanya.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melakukan tanam pohon dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional dan Tanam Sejuta Pohon. Selain itu juga dilakukan soft launching wisata susur Sungai Ngotok -Dok Kominfo Kota Mojokerto for Disway Mojokerto-
Dia menyebutkan, pihaknya melakukan uji coba pada Sabtu karena sudah mempersiapkan kelayakan untuk operasional. ‘’Mulai dari operator yang telah bersertifikat, izin operasional, hingga sarana dan prasarana yang sudah tersedia,’’ tambahnya.
Dikatakan, ada 3 jenis wahana yang disediakan bagi pengunjung untuk menyusuri aliran Sungai Ngotok. Ke tiga wahana tersebut antara lain perahu tradisional, speedboat dan jetski, dngan tarif yang berbeda.
Untuk naik jetski, wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp 200 ribu, sedangkan speedboat dipatok dengan tarif Rp 80 ribu, dan perahu tradisional dikenakan tarif Rp 20 ribu. Hanya saja, selama masa uji coba khusus Januari–Maret 2026 hanya dikenakan Rp 10.000 untuk satu kali perjalanan pulang-pergi sepanjang 5 km dari Kali Ngotok hingga Sungai Brantas dan kembali ke kawasan TBM.
Walikota menambahkan, pengembangan wisata susur sungai ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata TBM. Kawasan tersebut sebelumnya juga telah disiapkan dengan wisata petik jeruk yang akan dibuka saat masa panen tiba.
Soft launching susur Sungai Ngotok, wahana wisata baru di TBM di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon-Dok Kominfo Kota Mojokerto for Disway Mojokerto-
‘’Nanti kalau jeruknya sudah mulai panen, wisatawan bisa sekaligus menikmati wisata petik jeruk di pinggir Kali Ngotok,’’ jelasnya.
Dia menambahkan, dengan hadirnya wisata susur Sungai Ngotok, Pemerintah Kota Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru. ‘’Kami berharap ini mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,’’ pungkasnya.(tim)
Baca juga :