Reses DPRD Kota Mojokerto, Sugianto : Berprestasi Akan Berhasil Jika Warganya Dilibatkan

Mojokerto (MajaMojokerto) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Mojokerto menggelar kegiatan reses atau serap aspirasi masyarakat. Yang mana kegiatan ini dilaksanakan di setiap daftar pilihan (Dapil) masing-masing di tiga kecamatan. 

DPRD Kota Mojokerto memiliki 25 anggota yang tersebar di 3 kecamatan. Yaitu ; Kecamatan Magersari, Kecamatan Kranggan, Kecamatan Prajuritkulon. Yang dilaksanakan selama 3 hari. 23-25 Agustus 2026.

Anggota DPRD Kota Mojokerto, Sugianto, mengatakan dirinya menggelar di hari pertama, berlokasi di jalan Kawi, Wates, kecamatan Magersari. Hal ini merupakan reses yang kedua pada se tahun 2026.

“Reses DPRD Kota Mojokerto adalah kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat oleh pimpinan dan anggota dewan di luar gedung DPRD. Warga dapat menyampaikan masukan terkait infrastruktur, fasilitas umum, hingga program pemerintah melalui kunjungan langsung di daerah pemilihan masing-masing atau secara online lewat E-Reses DPRD Mojokerto”, katanya saat menyampaikan sambutannya di halaman Masjid Jabal Nur. Minggu (23/08/2026).

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, pembangunan dan ekonomi di kota Mojokerto cukup berhasil. Hal ini ada beberapa variabel atau tolak ukur. Dan paling tinggi di Jawa Timur 6,05 persen dan target nasional mencapai 5,61 persen..

“Artinya lebih tinggi dari pada target dari nasional. Kinerja pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto menunjukkan hasil yang sangat baik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada triwulan I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto bahkan telah menembus angka 6,05 persen, melampaui rata-rata tingkat nasional yang berada di angka 5,61 persen”, jelasnya.

Anggota DPRD Kota Mojokerto dari Komisi III ini mengungkapkan, indeks pembangunan manusianya yang terdiri dari kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

“Kesehatan kota Mojokerto 100 persen UHC, jadi mestinya kesehatan warga kota Mojokerto yang kesulitan mengakses pelayanan kesehatan. Nilai tertinggi mencapai 100 persen”, ungkapnya.

Prestasi itu akan berhasil jika warganya terlibat atau dilibatkan, menurutnya, DPRD diberikan akses oleh undang-undang berupa pokok-pokok pikiran. “masyarakat dilibatkan dengan memberi usulan melalui reses”, tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembangunan Kota Mojokerto agar kualitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat terus meningkat.

“Harapannya, prestasi ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis kualitas hidup masyarakat Kota Mojokerto akan terus meningkat dari tahun ke tahun”, pungkasnya.

(Adv/Zacky)

 

        

 

Baca juga :