Mojokerto (MajaMojokerto) – Gelaran Monitoring Kepariwisataan “One School One Event” kembali menyedot perhatian publik di Amfiteater Taman Bahari Majapahit (TBM), Selasa (22/09/2026) sore. Kegiatan yang mengusung konsep integrasi pendidikan dan kebudayaan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita).
Kedatangan Ning Ita disambut hangat oleh jajaran Staf Ahli, Asisten, Kepala Disporapar, perwakilan Dinas Pendidikan, pihak kelurahan, serta para pendidik dan orang tua murid. Pada edisi kali ini, panggung pertunjukan diisi oleh aksi kreasi para guru Sekolah Dasar (SD) yang tergabung dalam Gugus Tugas 2 Kota Mojokerto.
Dalam arahannya, Ning Ita menyampaikan rasa syukur atas konsistensi ajang wadah bakat pelajar tersebut yang kini telah memasuki pelaksanaan ke-37 di kawasan TBM.
”Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, One School One Event yang ke-37 dapat kembali terlaksana di Taman Bahari Majapahit ini,” tutur Ning Ita di hadapan para hadirin.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran sekolah dan para wali murid. Menurutnya, kepedulian serta partisipasi aktif guru dan orang tua menjadi pendorong utama keberlanjutan program ini.
”Saya sampaikan matur nuwun kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan para orang tua atas komitmen serta dukungannya. Harapannya, Amfiteater TBM terus menjadi panggung ekspresi bagi anak-anak untuk mengasah bakat, kemampuan, dan prestasi sebagai generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Ning Ita menegaskan bahwa “One School One Event” merupakan hasil kolaborasi lintas sektoral antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Disporapar, serta Diskopukmperindag. Langkah terpadu ini ditujukan untuk memperkuat citra Kota Mojokerto sebagai destinasi wisata berbasis kebudayaan lokal yang selaras dengan arah pembangunan daerah hingga 2029.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mendoakan masa depan para siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang sukses, seraya menekankan bahwa jerih payah guru dan orang tua dalam mendidik anak-anak akan membuahkan hasil yang manis.
(Zacky)
Baca juga :