Budidaya Maggot Akan Dikembangkan di Kota Mojokerto

Foto ( Ilustrasi Maggot)

Kelurahan Prajurit Kulon  bakal menjadi pilot project pengembangan budidaya maggot di semua kelurahan wilayah Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Lurah Prajurit Kulon, Sucipto Hariono (56), mengatakan, rencananya tahun ini budidaya maggot juga akan diterapkan di sejumlah kelurahan lain.Hal ini menyusul manfaat nyata budidaya maggot yang selain dapat mengurai sampah rumah tangga dan sampah organik,  juga bernilai ekonomis sebagai kombinasi pakan ternak.

Bukan tanpa alasan budidaya maggot dari Kelurahan Prajurit Kulon ini menjadi proyek percontohan.

Budidaya maggot ini telah berhasil mewakili Kota Mojokerto menyabet juara 1 kategori non digital dalam Innovation Government Award (IGA) 2022 lalu.

Budidaya maggot merupakan alternatif untuk mengurai sampah organik yang manfaatnya dapat mengurangi biaya pengolahan sampah dan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Budidaya maggot yang dirintis sejak Januari 2021 ini murni dari swadaya masyarakat setempat.

“Kalau sampah organik dari rumah tangga yang tadinya tidak berguna bisa dimanfaatkan untuk budidaya maggot dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat apalagi lingkungan menjadi bersih,” bebernya.

Mulanya, sucipto belajar secara otodidak budidaya maggot yang berhasil sebagai kombinasi pakan ternak ikan lele di rumahnya. Ilmu dan pengetahuan terkait budidaya maggot mulai dikenalkan dan mendapat antusias dari masyarakat di Kelurahan Prajurit Kulon hingga sekarang berkembang pesat.

Untuk sekarang ini operasional budidaya maggot melalui Kube untuk pakan lele,” terangnya.

Ia mengungkapkan pengembangan nantinya akan dianggarkan melalui Musrenbang Desa untuk pelatihan budidaya maggot agar hasilnya lebih optimal.(gk/maja)

 

 

Pedagang Tambah Stok Buah di Tengah Meningkatnya Permintaan Saat Ramadan

Baca juga :