Hasil Terbaru Penyelidikan Kasus Perampokan Walikota Blitar

Sebuah potongan video rekaman CCTV yang diduga menampilkan aksi kawanan perampok di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso, beredar di media sosial.

Para rampok itu terlihat begitu leluasa memasuki area rumah dinas orang nomor satu di Blitar tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Timur, Kombes Totok Suharyanto membenarkan video itu merupakan rekaman aksi perampok, Senin (12/12) lalu.

Ia menyebut, video itu terekam oleh salah satu kamera CCTV yang terpasang di area luar rumah dinas yang ditinggali Santoso.

Dalam video berdurasi 50 detik itu mulanya ada mobil mendekat ke gerbang rumah dinas. Kendaraan berwarna hitam itu terlihat berpelat merah.

Kemudian dari arah dalam halaman rumah dinas, terlihat seseorang yang tampak memakai topi membuka pintu gerbang. Mobil hitam itu lalu leluasa masuk dan parkir ke halaman.

Totok mengatakan, seorang yang membukakan gerbang itu adalah bagian dari kawanan rampok. Dia sudah lebih dulu masuk ke area rumah dinas. “Yang buka gerbang pelaku curas (pencurian dengan kekerasan),” ujarnya.

Selain satu orang yang membuka gerbang itu, kata Totok, ada tiga rampok lain yang lebih dulu diam-diam masuk ke area rumah dinas. Mereka kemudian menyekap tiga orang Satpol PP yang berjaga di pos.

“Satu mobil berangkat bareng, kemudian empat pelaku turun, sekap tiga Satpol PP. Kemudian satu pelaku ke pintu gerbang buka pintu untuk mobil Innova masuk,” ucapnya.

Sebelumnya kawanan perampok berjumlah 4-5 orang beraksi di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso, Senin (12/12) dini hari.

Perampok yang disebut menaiki mobil minibus berwarna hitam dan berpelat merah itu kemudian menyekap tiga orang Satpol-PP yang berjaga, juga Wali Kota dan istrinya.

Para perampok kemudian menggasak uang Rp400 juta serta perhiasan milik Wali Kota Blitar dan istri. Mereka juga sempat merusak CCTV. Dalam kasus ini polisi tengah mendalami dugaan orang dalam

“Apakah ini tentang pencurian murni, apakah ini orang dalam, apa ada kaitan dengan politis, dugaan-dugaan ini kan sebetulnya banyak. Nah dugaan-dugaan seperti itu kan kami akan selidiki “ ujarnya.(gk/maja)

Pedagang Tambah Stok Buah di Tengah Meningkatnya Permintaan Saat Ramadan

Baca juga :