Kepala Kantah Kabupaten Mojokerto Hadiri Lemhannas Goes to Campus di Ponpes Amanatul Ummah Pacet

Mojokerto – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mojokerto, Mateus Joko Slameto, S.T., S.SiT., M.H., menghadiri undangan kegiatan Lemhannas Goes to Campus yang diselenggarakan di Universitas K.H. Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Selasa (12/5).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Lemhannas RI bekerja sama dengan Universitas K.H. Abdul Chalim dengan mengusung tema “Meneguhkan Peran Agama Dalam Memperkuat Nilai-Nilai Kebangsaan Untuk Mewujudkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Kyai Asep, Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, jajaran PJU Lemhannas RI beserta rombongan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto beserta rombongan, Rektor dan jajaran Universitas K.H. Abdul Chalim, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Kyai Asep menyampaikan bahwa kiprah seorang pemimpin harus selalu berorientasi pada kepentingan rakyat. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menyimak arahan dari para pejabat negara sebagai bekal dalam memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, pesantren, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pembangunan di Jawa Timur, seiring meningkatnya capaian pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan ketahanan pangan.

Pada kuliah umum yang disampaikan, Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menyoroti pentingnya penguatan karakter kebangsaan di tengah berbagai tantangan global, mulai dari geopolitik internasional, disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga perubahan struktur demografi. Menurut beliau, generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat nasionalisme serta membangun generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(tim)

Baca juga :