12 Ribu Liter Minyak Goreng Mulai Digelontor Pemkot Mojokerto, Harganya Rp 14 ribu

Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Diskoperindag, mulai mengelontorkan ribuan liter minyak dengan harga 14.000 per liter. Lonjakan harga minyak goreng yang berlangsung sejak November 2021 lalu, hingga kini belum juga mereda menjadi pemicunya.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, digelar di Kantor Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, pasar murah minyak goreng dengan harga 14.000 per liter langsung diserbu warga. Sejak dibuka pada Kamis (13/01/2022) pagi, antiran panjang warga berbaris nampak didepan halaman kantor Kecamatan.

Pemkot Mojokerto sendiri berencana menggelontorkan sebanyak 12 ribu minyak dengan harga murah, yang nantinya akan digelar secara bergiliran di tiga kecamatan di 18 kelurahan. Yakni, Kecamatan Prajuritkulon, Kecamatan Magersari, dan Kecamatan Kranggan.

Sri Rahayu, seorang ibu rumah tangga yang turut dalam memburu minyak murah mengaku, adanya pasar murah ini sangat membantu. Terlebih sampai saat ini harga minyak di pasaran masih tinggi.

Dalam prosesnya, pihaknya hanya diminta datang ke kelurahan dan membawa foto copy kartu keluarga (KK) dan kupon yang sudah dibagikan.

“Ini saya ambil dua liter, per liter harganya 14 ini jelas sangat murah jika dibandingkan dengan harga di pasar,” tegasnya.

Sementara itu, Ganesh Pressiatantra Khresnawan Kabid Perdagangan mengatakan, pihaknya menyediakan 12.000 liter selama tiga hari ini dikhususkan warga Kota Mojokerto. Tak lain, untuk membantu warga dan pelaku usaha UMKM dalam menghadapi fluktuasi harga migor (minyak goreng) saat ini di pasaran.

“Ini adalah tujuan Pemda dengan pemerintah pusat dalam rangka memang menghadapi fluktuasi harga migor di pasaran. Lalu didukung Pemda, dan kita menyediakan untuk masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Ribuan liter migor dengan harga miring ini, kata Ganesh, disediakan untuk warga di tiga kecamatan di 18 kelurahan. Yakni, Kecamatan Prajuritkulon, Kecamatan Magersari, dan Kecamatan Kranggan.

“Dilaksanakan selama tiga hari, dimana hari pertama diadakan di Kecamatan Prajuritkulon, besok di Klenteng Hoak Siang Kiong, dan terakhir Sabtu nanti di Rest Area Gunung Gedangan secara terpusat,” tandasnya. (fad/gk/mjf)

Baca juga :