Jalan Bergelombang dan Berlubang di Raya Trowulan Mojokerto Memakan Korban, Seorang Perawat Meninggal

Kondisi jalan nasional By Pass Trowulan Kabupaten Mojokerto yang berlubang dan bergelombang menelan korban jiwa. Kali ini seorang perawat asal Bangkalan meninggal, setelah terjatuh dan diduga terlindas truk.

Dari data yang dihimpun Reporter Maja FM, korban bernama Syahrul Gunawan (22) yang diketahui seorang perawat Graha Lavenser Blok M, Kabupaten Bangkalan. Hal itu diduga dipicu oleh jalan bergelombang dan berlubang di sepanjang jalan By Pass Trowulan-Jombang pada Sabtu (04/12/2021) malam.

Lokasi tempat terjadinya kecelakaan itu diketahui banyak ditemukan kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah.

Tak ada yang mengetahui persis kejadian peristiwa kecelakaan yang menimpa korban. Hanya saja warga sekitar mengetahui korban sudah tergeletak di jalan dengan luka parah pada bagian kepala.

“Tidak ada yang tau, saat kita evakuasi kondisi korban sudah tergeletak tertutup jas ujan,” ungkap Didik Soedarsono, Kasi Penanggulangan Bencana, PMI Kabupaten Mojokerto, Sabtu (05/12/2021)

Insiden yang menimpa korban diduga karena berusaha menghindari jalan berlubang dan bergelombang. Apalagi saat terjadi kecelekaan Kabupaten Mojokerto dalam kondisi diguyur hujan.

“Jalan disitu rusak parah memang, mulai lubang dan bergelombang, banyak lubangnya,” ucapnya.

Sementara itu, AKP Randy Asdar Kasatlantas Polres Mojokerto menyebut, dari hasil oleh tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh anggota, peristiwa maut yang menimpa korban bermula dari kendaraan sepeda motor Yamaha Jupiter M 2792 HM melaju dari arah Surabaya menuju Jombang.

Sesampainya dilokasi kejadian, diduga korban mendadak terjatuh. Saat bersamaan dari belakang, korban yang terjatuh langsung terlindas kendaraan roda empat yang belum diketahui identitasnya dan langsung melarikan diri.

“Memang kondisi jalan rusak/berlubang saat kejadian juga lagi turun hujan diduga pengendara sepeda motor tidak bisa menguasai kendaraan alias selip sendiri lalu jatuh ke kiri. Sehingga tertabrak kendaraan roda empat yang tidak diketahui identitasnya yang ada dibelakangnya,” tegasnya.

Hingga kini petugas masih melakukan pengumpulan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi. Termasuk mencari CCTV untuk proses penyelidikan dan mencari tau identitas kendaraan yang melindas korban.

Usai dilakukan olah tempat kejadian perkara, petugas dibantu sejumlah potensi relawan dan PMI Kabupaten Mojokerto langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD Kota Mojokerto.

“Untuk kendaraan korban juga sudah kita amankan ke Polres Mojokerto untuk proses lebih lanjut,” tandasnya. (fad/gk/mjf)

Baca juga :