Cara Unik Satlantas Polres Mojokerto Peringati Hari Guru, Hipnoterapi Siswa Agar Jadi Anak Baik

Mojokerto – Cara unik dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Mojokerto dalam memperingati hari Guru Nasional. Petugas melakukan hipnoterapi terhadap siswa-siswi agar tidak nakal.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, cara tersebut dilakukan salah satu petugas Satlantas Polres Mojokerto bernama Iptu Edy Widoyono di sekolah SMPN 1 Kutorejo, Kabupaten Mojokerto pada Kamis siang (25/11/2021), dengan diikuti oleh ratusan siswa-siswi yang digelar di lapangan sekolah.

Edy sapaan akrab anggota Satlantas Polres Mojokerto yang juga sebagai Kanit Turjawali Polres Mojokerto ini memiliki kemampuan Hipnoterapi. Kemampuannya digunakan untuk membantu menyelesaikan persoalan para pelajar yang memiliki permasalah di sekolah mereka.

Cara ini juga kerap digunakan sebagai metode untuk bersosialisasi keselamatan dalam berkendara.

“Ada beberapa siswa yang sedikit kurang baik sikapnya. Kami terapi supaya menjadi lebih baik, semangat untuk belajar, taat beribadah, taat pada guru dan orang tua,” kata Edi

Selain melakukan hipnoterapi masal, Edy juga melakukan hipnoterapi perorangan, dengan cara memanggil satu persatu siswa yang memiliki penampilan nyeleneh.

Satu persatu siswa yang dipanggil diminta untuk duduk di sebuah kursi sembari mendengar arahan dari Ipda Edy Widoyono. Tanpa sadar mereka mengikuti arahan anggota polisi dengan mengarahkan menuju alam bawah sadar dengan keadaan mata terpejam.

“Selama hipnosis badan anda santai, tapi pikiran anda menjadi sangat perhatian dan anda memiliki fokus yang meningkat selama sesi hipnoterapi. Ikuti saya rileks setelah hitungan ke tiga anda akan tertidur,” ungkapnya.

Selama melakukan hipnoterapi, Ipda Edi memberikan sugesti kepada para siswa agar menjadi anak yang baik dan menurut kepada orang tua serta para guru di Sekolah.

Selain memberikan terapi kepada siswa, Satlantas Polres Mojokerto juga memberikan edukasi terkait Operasi Zebra yang digelar mulai tanggal 15 hingga 28 November 2021.

“Kami memberikan ucapan selamat dan sedikit hadiah kepada para guru yang selama ini sudah mengajar putra putri kita menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Edy memberi imbauan agar siswa SMP tidak membawa atau mengendarai sepeda motor ke sekolah, menyusul adanya kegiatan Operasi Zebra yang digelar jajaran Polres Mojokerto.

“Keselamatan berkendara sangat diperlukan, terlebih untuk anak-anak ini yang masih duduk di bangku SMP dan sesuai dengan umurnya belum punya SIM. Kami juga meminta agar para orang tua dan guru untuk tidak memperbolehkan mereka mengendarai sepeda motor saat ke Sekolah,” tandasnya. (fad/gk/mjf)

Baca juga :