Sekitar 100 Ton Sampah di Sungai Sadar Mojokerto Diangkut

Tumpukan sampah di aliran sungai sadar Desa Gebang Malang, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto dibersihkan. Sampah yang didominasi tanaman kangkung hingga sampah rumah tangga itu diprediksi mencapai 100 ton.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, proses pembersihan dilakukan oleh BPBD bekerjasama dengan DLH, PUPR, BBWS, Pemerintah Desa hingga potensi relawan. Dalam upayanya, petugas menerjunkan satu alat berat dan lima truk pengangkut.

Djoko Supangkat Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengatakan, proses pembersihan kali ini merupakan upaya mitigasi pemerintah dalam pencegahan banjir, mengingat sebentar lagi telah memasuki musim hujan.

Dalam upaya pembersihan, pihaknya menerjunkan satu unit alat berat milik dinas PUPR dan lima truk untuk mengangkut sampah-sampah yang menyumbat aliran air sungai sadar yang menumpuk sejak Juli.

“Sampah-sampah ini ya dari atas, dari Kota Mojokerto kemudian pada bulan Juli lalu terbawa arus ke Gebang Malang,” ungkapnya.

Dia mengatakan, perlunya kerjasama dengan Pemerintah Kota Mojokerto dalam upaya penanggulangan sampah di aliran sungai sadar.

“Penanganan yang dimaksud seperti bersih-bersih sampah peduli lingkungan, tidak hanya dihanyutkan, akhirnya sampai disini masuk wilayah (Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.

Menurutnya, aksi pembersihan sampah ini sempat diwarnai penolakan warga lantaran pembuangan sampah ini berjarak terlalu dekat dengan pemukiman. Dilain sisi, sampah-sampah ini telah mengeluarkan aroma menyengat.

“Iya, tadi ada warga yang kurang setuju karena baunya. Tapi dari pihak desa sudah berusaha mengatasi dengan memberikan semprotan dan kini telah di pindah jauh dari pemukiman,” bebernya.

Dirinya memprediksi, sampah menggunung yang tersangkut jembatan penghubung antar desa di Gebang Malang, Kecamatan Mojoanyar ini mencapai 100 ton sampah.

“Prediksi ini nanti bisa kita angkut sampai 20 truk, satu truknya diperkirakan memuat sampah 5 ton tiap sekali angkutan,” tandasnya. (fad/and/mjf)

Baca juga :