77 Sekolah di Kota Mojokerto Berencana Gelar PTM, Begini Syaratnya

Sebanyak 77 sekolah di Kota Mojokerto mulai membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Rencananya PTM ini akan dilakukan pada 30 Agustus 2021 mendatang.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, sebelum melangsungkan proses PTM, masing-masing sekolah SD dan SMP yang ada di Kota Mojokerto diminta untuk mempersiapkan beberapa persyaratan.

Diantaranya sarana prasarana (sarpras), seperti kebersihan toilet, tempat cuci tangan, hand sanitizer, disinfektan, memiliki alat pengukur suhu, hingga pelayanan kesehatan. Dan yang terakhir pengumpulan surat izin orang tua.

“Tetap sama seperti PTM sebelumnya, siswa wajib menyertakan surat izin sebelum masuk sekolah,” ungkap Amin Wachid Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto.

Menurutnya, penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk jenjang SD sampai SMP pada tanggal 30 Agustus mendatang ini, menyusul penurunan level status PPKM Kota Mojokerto dari level 4 menjadi level 3.

Sejauh ini, pihaknya sudah memberi surat pemberitahuan ke seluruh sekolah SD dan SMP se-Kota Mojokerto terkait rencana PTM. Setidaknya ada 77 sekolah SD dan SMP yang akan melangsungkan PTM dengan kapasitas maksimal 50 %, secara bergiliran di Kota Mojokerto. Sedangkan untuk TK dan Paud akan menyusul PTM tiga minggu pasca PTM berjalan.

“47 SD Negeri, 11 SD Swasta, 9 SMP Negeri & 10 SMP Swasta,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, dalam pelaksanaan PTM juga diatur proses belajar mengajar secara bergiliran dengan membagi dua rombel. Masing-masing sesi hanya diberikan waktu 2 jam 15 menit. (fad/gk/mjf)

Baca juga :