Enam Bulan DPO Akhirnya Diringkus Polisi, Setelah Curi Tiang Telekomunikasi di Mojokerto

Selama enam bulan sempat menjadi buruan polisi, Kateman alias Mbah Man, (48) akhirnya diringkus polisi. Sebab pria tersebut berhasil kabur setelah mencuri 14 tiang besi telekomunikasi di wilayah Puri, Kabupaten Mojokerto beberapa waktu lalu.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, saat ini petugas kepolisian melakukan pengejaran terhadap tersangka lain. Sebab warga Dusun Sumberkenanga, Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto itu tak sendiri dalam menjalankan aksinya.

Iptu Sri Mulyani Kapolsek Puri mengatakan, dalam menjalankan aksinya pelaku tidak sendiri, melainkan bersama enam temanya. Lima diantaranya telah berhasil diamankan sejak Januari lalu. Sementara satu pelaku lain masih dalam upaya pengejaran.

Menurutnya, penangkapan pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi itu dilakukan petugas di rumah pelaku sekitar pukul 14.00 WIB pada Senin (5/7) lalu. Menyusul Mbah Man yang juga pelaku seni reog itu berhasil melarikan diri dari tangkapan polisi sejak Januari lalu.

”Kami dapat informasi kalau pelaku ini (Mbah Man) sedang berada di rumah. Kemudian kami terjunkan anggota untuk segera menangkap pelaku di rumahnya,” ujarnya, Jumat (09/07/2021).

Dari hasil pemeriksaannya, total pelaku dalam kasus pencurian 14 tiang telekomunikasi itu sebanyak tujuh orang. Lima orang diantaranya berhasil dibekuk Januari lalu. Termasuk otak pelaku pencurian tersebut yakni Slamet.

”Cuman waktu itu dua orang pelaku berhasil kabur. Termasuk Mbah Man ini. Jadi sekarang tinggal satu pelaku masih DPO dan kami sudah kantongi identitasnya,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, Mbah Man yang sempat kabur selama enam bulan harus itu harus mendekam dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun lamanya, karena terjerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

”Kemarin lima tersangka lainnya sudah disidang dan akhirnya didakwa lima tahun penjara. Mungkin, nanti pelaku ini juga dijatuhi hukuman yang sama,” tandas Mulyani.

Dalam kasus ini, Mbah Man dan keenam pelaku lainnya dilaporkan ke kepolisian oleh salah seorang karyawan PT CMI yang merupakan penggarap proyek PT Telkom Indonesia Tbk, tersebut.

Mereka kedapatan mengambil pole di tepi Jalan Dusun Trenggumung, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri. Mereka menggoyang-goyang tiang besi tersebut secara bersama-sama serta bergiliran hingga tiang dapat diangkat lantaran masih belum tertanam sempurna.

Hingga total 14 tiang berhasil digondol para pelaku dengan total kerugian mencapai Rp 14 juta. Januari lalu petugas berhasil membekuk lima pelaku sekaligus berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya 14 pole, seutas tali tampar sepanjang 10 meter, hingga satu unit pikap L-300 warna hitam bernopol S 8974 SA. (fad/gk/mjf)

Baca juga :