23 Pelaku Narkoba Berhasil Diringkus Polres Mojokerto

Polres Mojokerto bersama Polsek jajaran berhasil mengamankan sebanyak 23 pelaku pengedar, pemakai sabu dan pil koplo di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, dari 23 pelaku yang diamankan, tiga diantaranya merupakan kasus penonjol. Yakni dua pelaku warga asal Mojoanyar dan warga asal Gedeg. Keduanya diamankan Satnarkoba Polres Mojokerto dengan barang bukti 28 ribu butir pil koplo.

Kemudian satu pelaku lain yakni kurir sabu asal Trowulan diamankan dengan barang bukti sabu seberat 500 gram atau setara dengan setengah Kg yang diamankan oleh Polsek Sooko.

Dari tangan 23 pengedar dan bandar narkoba dalam sebulan terakhir, setidaknya petugas menyita 546,59 gram sabu, 27.677 butir pil koplo, serta 2 butir ekstasi.

AKBP Dony Aleksander Kapolres Mojokerto mengatakan, penangkapan para pelaku pemakai, kurir hingga bandar ini dilakukan sejak Januari hingga akhir bulan Mei 2021.

Setidaknya sebanyak 23 orang berhasil diamankan dalam kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang diwilayah hukum Polres Mojokerto.

“Estimasi kami ada 3.000 orang di Mojokerto yang selamat dari peredaran narkoba tersebut,” kata Dony, Jumat (04/6/2021).

Sedangkan terkait pengungkapan kasus barang terlarang jenis sabu oleh warga Trowulan, bermula dari informasi masyarakat terkait adanya kiriman sabu asal Lhokseumawe, Aceh melalui jasa pengiriman.

Setelah ditelusuri akhirnya petugas berhasil mengamankan pelaku di wilayah Sambiroto, saat mengambil barang haram tersebut dengan cara ranjau.

Sementara untuk kasus peredaran 28 ribu pil koplo hingga saat ini masih dilakukan pengembangan oleh polisi.

AKP Bangkit Dananjaya Kasat Narkoba Polres Mojokerto mengatakan, dari hasil pemeriksaan, rupanya kedua pelaku sudah mengedarkan 28 ribu pil koplo di wilayah Mojokerto.

“Ini masih kita periksa intensif untuk kita kembangkan, sebab masih ada beberapa orang yang DPO,” bebernya. (fad/and/mjf)

Baca juga :