Aksi Balap Liar Trowulan, Puluhan Motor dan Knalpot Brong Diamankan

Sebanyak 84 untuk kendaraan bermotor disita polisi dalam razia balap liar di jalan raya Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Ada puluhan knalpot dan juga velg turut disita dan dimusnahkan.

Menurut informasi yang dihimpun majamojokerto.net, Kapolres Mojokerto AKBP Donny Aleksander mengatakan, sebanyak 84 unit kendaraan bermotor ini diamankan dari 126 pemuda dan pemudi yang terjaring aksi balap liar pada Minggu (18/04/2021) pagi.

Dari hasil pendataan maupun pemeriksaan hampir 50% kendaraan ini tak dilengkapi surat surat kendaraan sehingga baru ditahan untuk dilakukan sidang.

“Ini masih kita dalami, memang banyak yang tidak ada surat-suratnya pada saat kita amankan, tapi apakah surat surat itu gak di bawah atau memang bodong ini masih kita selidiki,” jelasnya.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan ditemukan group Whatupp balap liar yang digunakan untuk mengetahui kondisi di lokasi balap liar di jalan raya Lengkong, Trowulan Mojokerto.

“Selama ini mereka (balap liar, red) itu ada grup WA, disitu digunakan untuk mengetahui kondisi ada razia atau tidak atau lainya, “paparnya.

Kata dia, razia balap liar di jalan raya Lengkong, Trowulan ini didasari adanya laporan dari mayarakat tokoh agama dan juga tokoh daerah, sehingga aktifitas balap liar yang meresahkan mayarakat ini langsung kita bubarkan dan amankan.

“Ini juga sebagai mendukung program kita yakini (Mesra) Menjamin rasa aman dan tentram selama ramadhan, ” jelasnya.

Tak hanya membubarkan dan mengamankan sebanyak 84 kendaraan dan 126 orang. Selama bulan Ramadhan pihaknya juga turut menyita sebanyak 67 knalpot brong dan velg serta ban kecil yang di amankan dari hasil razia kendaraan bermotor di jalur wisata.

“Untuk razia kendaraan di jalur wisata kita memang fokuskan pada kendaraan yang tak sesuai standar sepeti mengunakan knalpot brong dan ban kecil, sebab itu sangat meresahkan mayarakat dan membahayakan, ” tambahnya.

Sementara itu, Kasat lantas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar menambahkan, sesuai dengan mekanisme sebanyak 70 lebih kenalpot brong dan velg serta ban tak standar ini akan di sita dan dimusnahkan oleh petugas.

“Nanti akan ada persetujuan dari pemilik seperti itu, tak hanya kenalpot ban kecil dan velg juga akan kita sita. Kalau nanti di kembalikan ya akan di gunakan lagi, ” tambahnya.

Tak hanya menyita, sebanyak 83 kendaraan yang disita dari aksi balap liar di Kecamatan Trowulan ini akan kita tilang dan mengikuti sidang. Kemudian baru bisa di ambil oleh para pemiliknya.

“Semua kita tilang, dan setelah sidang bari bisa di ambil, namun kalau sepeda motornya tak standar ya otomatis harus menganti kembali ke standar baru bisa di bawah pulang dan surat surat harus lengkap,” jelasnya.

Ia menuturkan salam upaya menikam adanya balap liar kembali di wilayah hukumnya, pihaknya akan menerjunkan tim yang nangisnya akan berpatroli secara rutin di tempat-tempat yang kerap digunakan ajang balap liar.

“Biasanya kan kalau main itu sebelum subuh, ya nanti kita akan patroli sebelum subuh, ” tandasnya. (shi/fad/mjf)

Baca juga :