Korban Tenggelam di Long Storage Mojokerto Belum Ditemukan

Pencarian korban tenggelam di bendungan Long Storage Kalimati, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto terus dilakukan, hingga kini korban masih belum ditemukan.

Muhammad Zaini Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengatakan, hingga kini tim SAR gabungan masih berupaya melakukan pencarian jasad korban tenggelam bernama Achmad Dafin Afandi (18) warga Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Proses pencarian korban tenggelam melibatkan tiga SRU (Search and Rescue Unit) air dan darat dari tim operasi kantor pencarian dan pertolongan SAR Surabaya bersama TIM TRC-PB BPBD Kabupaten Mojokerto, AB BPBD JATIM, Basarnas, TNI/Polri, dan potensi relawan sejak Minggu pagi (14/03/2021).

Petugas menyisir waduk dengan menggunakan perahu untuk mencari korban tengelam sejak Sabtu sore kemarin (13/03/2021).

“Dari laporan anggota, hingga kini korban masih belum ditemukan dan Tim OPS SAR masih melakukan upaya pencarian,” ungkap Zaini.

Sebelumnya, seorang pemuda bernama Achmad Dafin Afandi, (18) Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo tengelam saat mandi bersama tiga temanya di bendungan Long Storage Kalimati, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (13/03/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban diduga tak kuat berenang saat akan berusaha menyeberang, sehingga kehabisan nafas dan tengelam ditengah-tengah kolam.

Dari informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, korban bersama temannya datang sekitar pukul 14.30 WIB dari Sidoarjo ke long storage Kalimati berboncengan.

Lalu korban bersama tiga temannya yang masing-masing bernama Akmad Fakhrur Rozy, Eko Saputra dan Muhammad Iskak nongkrong (ngopi) disekitar long storage Kalimati, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Usai ngopi, korban bersama tiga temannya berenang di bendungan long storage Kalimati. (fad/gk/and)

Baca juga :