Pamit ke Sawah, Warga Mojokerto Ditemukan Meninggal mengapung di Sungai

Seorang pria bernama Abdul Kholik (57) warga Dusun Pungging Krisik, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal dunia.

Kompol Suwiji Kapolsek Pungging saat dikonfirmasi Reporter Maja FM mengatakan, jenasah korban kali pertama ditemukan oleh warga sudah dalam keadaan meninggal mengapung di sungai dengan kedalaman 1,5 meter pada Jumat kemarin (5/3/2021) sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban sebelumnya berpamitan ke keluarga untuk pergi ke sawah. Hal tersebut diketahui dari keterangan yang didapatkan dari pihak keluarga.

“Korban katanya pamit pergi ke sawah sejak hari Kamis 4 Maret 2021, sore sekitar pukul 16.00 WIB. Namun hingga larut malam korban tidak kunjung pulang ke rumah,” paparnya.

Karena hingga larut malam tak kunjung pulang, keluarga bersama warga berupaya mencari korban di sawah namun tidak kunjung ditemukan.

Hingga keesokan harinya pada Jumat (05/03/2021) korban baru ditemukan sudah mengapung di sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya.

Usai ditemukan, petugas di bantu warga dan potensi relawan ISM langsung mengevakuasi jenazah korban ke daratan dan dibawa ke rumah duka yang berada persis di belakang rumahnya.

Namun untuk pemeriksaan lebih lanjut, korban akhirnya di bawa ke kamar jenasah untuk dilakukan visum.

“Terkait penyebab kematian korban belum diketahui secara pasti. Yang jelas kalau pembunuhan potensi sangat kecil. Sebab tidak ada tanda-tanda kekerasan,” terangnya, Sabtu (06/03/2021).

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan karung berwarna putih yang berisi petai.

“Kalau lihat di TKP ada batang yang patah dan ada buah petai yang masih muda didalam karung. Kemungkinan kecil untuk pembunuhan. Cuma saksi kan tidak ada yang melihat korban panjat pohon petai, bisa jadi (Terjatuh, Red), cuma tidak ada saksinya,” tandasnya. (fad/and)

Baca juga :