Minggu Depan, Dinas P dan K Tambah Porsi Jam Pelajaran

Setelah sepekan berjalan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto akan mengevaluasi pembelajaran tatap muka (PTM). Rencananya, PTM akan mulai ditambah secara bertahap.

Amin Wachid, Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto mengatakan, sejak PTM dimulai 1 Maret lalu, seluruhnya relatif berjalan lancer. Dari total 10 ribu lebih siswa yang ikut pembelajaran di dalam kelas, tidak ada laporan adanya kasus Covid-19.

Meski begitu, pihaknya tetap melakukan evaluasi selama berjalannya PTM, khususnya terhadap penerapan prokes.

Dengan berjalannya PTM dan evaluasi dari Dinas P dan K sebanyak 2 kali dalam sepekan, bertujuan untuk meninjau digelarnya pembelajaran klasikal.

Kata Amin, untuk jenjang SD yang sebelumnya hanya dibatasi dua jam, akan ditambah 30 menit. Mulai Senin (8/3) pekan depan sekolah juga diperbolehkan menambah satu kali pertemuan. Dari sebelumnya hanya masuk Selasa dan Kamis, bisa masuk tiga kali dalam seminggu.

Dengan catatan, sekolah tetap menerapkan sistem sif dengan maksimal memasukkan separo dari kapasitas seluruh peserta didik. (put/mjf)

 

Baca juga :