Menghawatirkan, Tanggul Jebol di Sungai Brangkal Kian Meluas, Sekarang Ada 7 Titik

Foto : Istimewa

Mojokerto – Kondisi bantaran sungai Brangkal kian hari kian menghawatirkan. Pasalnya, terdapat 7 titik tanggul yang jebol akibat tergerus derasnya aliran air yang terjadi selama sepekan. Hal tersebut mengancam banjir yang kemungkinan menggenangi pemukiman warga.

Data yang didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, tujuh titik tanggul jebol tersebut tersebar di sepanjang aliran sungai Brangkal, Kabupaten Mojokerto.

Di antaranya, satu plengsengan di Kelurahan Jampirogo dan Kelurahan Kedungmaling, dua titik lainnya berada di Kelurahan Kedungpring, dan terbanyak tiga titik di Kelurahan Sambiroto.

“Ketujuh titik plengsengan ambles ada di Kecamatan Sooko semua. Sedangkan yang meluber lebih banyak lagi,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, M. Zaini, Sabtu (20/02/2021).

Titik plengsengan yang ambles baru-baru ini, lanjut Zaini, terjadi pada Selasa, 16 Februari 2021 lalu di Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Sooko yang melintasi Gang Sembilan sepanjang 50 meter, Gang delapan sepanjang 20 meter, dan Gang Enam hingga Gang Tujuh sejauh 50 meter.

Sehingga, pihaknya harus segera mengambil langkah antisipasi dini untuk menutup plengsengan yang ambles menggunakan glangsing, trucuk, hingga gedeg. Hal itu agar tak semakin memperparah amblesnya plengsengan, hingga menimbulkan luapan air sungai ke pemukiman penduduk.

“Harusnya Perum Jasa Tirta I yang melakukan pembenahan, hanya saja sampai saat ini belum ada respon nyata. Jadi kami segera ambil langkah darurat dengan menyediakan 6.000 glangsing sebagai penahan tujuh plengsengan yang ambles,” tegasnya. (fad/gk)

Baca juga :