Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Terapis di Mojokerto

Setelah menyebar ribuan sketsa wajah pelaku pembunuhan terhadap seorang terapis Panti Pijat Berkah di Jalan Raya Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, akhirnya polisi menemukan titik terang.

Polisi menyebut sudah mengantongi jejak dan identitas pelaku yang kini dalam pemburuan oleh anggota Satreskrim Polresta Mojokerto.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, meski mengantongi identitas pelaku, polisi masih kesulitan untuk identifikasi keberadaan terduga pelaku yang kabur mengendarai Honda Beat warna hitam-pink.

Polisi mulai menemukan jejak pelaku yang diduga kuat merupakan seorang pria asal Jombang. ”Perkembangannya terakhir terkait penyelidikan, identitas (terduga pelaku) sudah kita kantongi. Hanya saja sekarang masih kami cari keberadaan pelaku,” ungkap AKP Rohmawati Lailah, Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, Kamis (18/02/2021).

Lailah menyebutkan, terduga pelaku yang telah teridentifikasi tersebut merupakan seorang warga asal Jombang. Hal ini diketahui berdasarkan keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP).

Termasuk hasil dari pemeriksaan korban selamat Tatik (48) warga Dusun Kwangen, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis.

Selain itu, polisi juga menjaring informasi dari masyarakat melalui penyebaran ribuan sketsa wajah terduga pelaku sejak seminggu lalu di angkutan umum, kemudian di tempat-tempat umum.

Meski polisi telah mengantongi identitas pelaku, namun keberadaannya masih sulit diidentifikasi. Kini, petugas tengah fokus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang masih buron. ”Sekarang kami melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku,” tegasnya.

Sebelumnya, insiden pembunuhan terjadi di sebuah panti pijat di Jalan Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Kamis (04/02/2021).

Dua terapis panti pijat Barokah di bantai dengan menggunakan benda tajam oleh pelanggannya. Satu orang meninggal merupakan tukang pijat bernama Shanti (35) warga asal Nganjuk. Sedangkan korban selamat bernama Tatik (48) warga Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Usai membunuh dan menganiaya korbannya, pelaku melarikan diri dengan keadaan telanjang serta mengendarai sepeda motor Honda Beat kabur menuju arah timur. (fad/gk)

Baca juga :