‘Jeda ‘ Single Baru Soekarno Straat Band Asal Mojokerto Yang Serat Akan Pesan Positif

Keputusan untuk rehat berkarya selama pandemi menjadi pilihan paling logis yang dilakukan oleh band Indi Soekarno Straat untuk berhenti berkarya.

Namun sebelum rehat, Band yang mengangkat dua musikalitas/genre sekaligus ini, yakni aliran Alternative Rock dan Reggae/Dub yang kembali menunjukkan eksistensinya di belantika musik Indonesia dengan merilis single baru berjudul “Jeda”

Genre Alternative Rock dan Reggae/Dub sebelumnya juga ditampilkan pada single eksplorasi.

Lagu itu tercipta setelah hiruk pikuk panggung musik tak lagi menjadi bagian keseharian band musik Indi Soekarno Strat kala wabah virus corona melanda.

Banyak jadwal pentas dibatalkan sejak negeri ini diserang wabah. Pada single ini Soekarno Straat mencoba lebih peka dengan isu sosial dan kesehatan mental yang terjadi pada orang-orang, ketika menginjak fase quarter life crisis atau krisis identitas diri.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, band asal Mojokerto, Jawa Timur yang digawangi oleh Aldio Khalisa (vokal & gitar), Candra Megah (gitar), Satria Pranata (keyboard), R. Nur Fadhil (bass), dan M. Syafrizal (drum) ini mencoba menyampaikan pesan positif memberikan semangat kepada masyarakat umum. Khususnya yang terdampak pandemi.

Orang-orang yang berada pada fase ini terpaksa harus memperlambat langkahnya selama satu tahun ke belakang. Disisi lain, di fase tersebut mereka senantiasa dituntut untuk melakukan percepatan terkait pencapaian-pencapaian dalam hidup.

Dalam karya band yang terbentuk sejak 2016 ini, mereka menempatkan sisi musikalitas yang ditampakkan pada single cukup berbeda dengan lagu-lagu pada album sebelumnya.

Sejauh ini, single itu menjadi pencapaian terbesar Soekarno Straat dalam mengeksplorasi musikalitas.

Aldio Khalisa sang vokal mengatakan, single baru yang berjudul “Jeda” lahir dari kegelisahan tiap individu selama satu tahun ke belakang (2020), yang banyak disebabkan oleh pandemi.

Menurutnya, “Jeda” adalah sebuah perantara bagi Soekarno Straat untuk berbagi semangat positif kepada setiap individu yang mendapat dampak akibat adanya wabah.

Mulai dari mereka yang mengalami keterpurukan, kegagalan, atau hambatan di tahun lalu, agar segera bangkit dan tetap berjuang bagaimanapun keadaannya.

Single ini sekaligus menjadi karya
Soekarno Straat sebelum rehat sejenak dari aktivitas bermusik. Kondisi pandemi yang belum mereda memaksa Soekarno Straat mengambil langkah untuk menghentikan sementara segala
aktivitas bermusik.

“Ini sebuah kenyataan bahwa dampak pandemi kami rasakan sangat. Namun dengan berat hati, kami memilih untuk fokus dulu menghadapi pandemi di luar musik. Biarkan saja band ini menikmati jeda dan saatnya nanti kami akan kembali berkarya,” ungkap Vokalis yang akrab disapa Dio. (fad/gk)

Baca juga :