Banjir di Dawarblandong, Mojokerto Berangsur Surut

Banjir yang merendam puluhan rumah warga di tiga Desa di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto berangsur surut pada Senin (14/12/2020).

Muhammad Zaini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengatakan, hingga kini banjir akibat luapan sungai lamong mulai berangsur surut.

Jika sebelumnya air merendam lima Dusun di tiga Desa di Kecamatan Dawarblandong, kini air akibat luapan sungai lamong itu masih merendam rumah warga di Dusun Balong, Desa Banyulegi.

“Semuanya sudah surut, tinggal satu Dusun saja yang masih bertahan. Untuk ketinggian sendiri berkisaran 30 sampai 50 cm,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kondisi terkini banjir di Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong terus berangsur surut secara perlahan dan hanya menyisakan 7 rumah yang masih tergenang air. “Untuk ketinggian bervariatif kisaran 40 sampai 50 cm, itu yang masuk ke rumah penduduk dan jalan,” paparnya.

Akibat luapan sungai lamong, kata Zaini, air tidak hanya merendam puluhan rumah warga, juga tanggul penahan air jebol di Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong. “Tadi kita bersama Dinas PUPR, Pemerintah Desa dan warga bekerja bakti untuk membenahi tanggul yang rusak,” tandasnya.

Sebelumnya, akibat luapan sungai lamong setidaknya ada lima Dusun dari lima Desa di Kecamatan Dawarblandong terendam banjir. Yakni Dusun Talun Brak, Desa Talun sebanyak 20 rumah, Banyulegi yakni Dusun Balong 30 rumah dan Ngarus 10 rumah serta Dusun Klanting dan Dusun Pulo, Desa Pulorejo sebanyak 28 rumah. (fad/gk)

Baca juga :