Ngurus KK, KTP dan Akta di Mojokerto Cukup Melalui WA, Ini Nomornya

Warga Mojokerto yang ingin mengurus segala macam adminduk. Seperti KTP, KK hingga Akta-akta kini cukup melalui WhatsApp atau WA.

Karena, Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto saat ini sudah menerapkan inovasi layanan POS KETANMU (Pelayanan Online Sistem Tanpa Ketemu)

Inovasi ini juga bertujuan pencegahan penyebaran virus korona dan mengindari praktek percaloan dalam pengurusan adminduk. Untuk sukseskan inovasi ini, Dispenduk bekerjasama dengan Kantor Pos dan Giro serta JNT untuk pengiriman dokumen yang sudah selesai.

Jadi, kini masyarakat tidak perlu datang ke Dispendukcapil, kecuali yang akan melakukan perekaman e-KTP bagi pemula. Karena, Dispenduk sudah menyiapkan beberapa nomor WA yang dibagi per bidang dan kelompok kecamatan.

Inilho, nomor WHATSAPP-nya untuk jenis pengurusan adminduk :


1. KK/KTP (Pecah/Numpang KK satu Desa, Ubah Data/Hilang/Rusak/Tukar Suket)

– Kecamatan Bangsal, Puri, Mojoanyar, Mojosari, Pungging dan Ngoro.
Nomor WA : 0821-4101-1466

– Kecamatan Trowulan, Sooko, Gedeg, Jetis, Kemlagi, dan Dawarblandong.
Nomor WA : 0821-3243-9837

– Kecamatan Dlanggu, Kutorejo, Jatirejo, Gondang, Pecet dan Trawas.
Nomor WA : 0821-3243-9838


2. Akta-Akta (Akta Lahir/Mati/Kawin/Cerai)

– Kecamatan, Trowulan, Sooko, Puri, Bangsal, Mojoanyar, Dawarblandong, Gedeg, Jetis dan Kemlagi.
Nomor WA : 0821 3243 9829

– Kecamatan Dlanggu, Kutorejo, Jatirejo, Gondang, Pacet, Trawas, Mojosari, Pungging dan Ngoro.
Nomor WA : 0821 4101 1464

3. Surat Pindah/Datang (Antar Desa/Kec/Kab/Prop).
Nomor WA : 0821-4101-1465

4. KIA, Legalisir Validasi NIK dan Perekaman KTP-el pemula usia 17 thn.

Nomor WA : 0811-320-2060

Baca Juga :
Ini Cara Mengecek Lolos Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta, Cek Disini

Sekedar catatan, WA pemohon akan dilayani saat jam kerja dan hari kerja. Lalu, apabila dokumen sudah selesai akan dikirim melalui jasa POS dan JNT ke alamat masing-masing.

Sesuai dengan Permendagri Nomor 109 tahun 2019, dokumen KK, akta kelahiran, kematian, perkawinan dan perceraian yang sebelumnya dicetak memakai kertas security dan berholoram, kini diganti kertas HVS putih 80 gram atau ukuran A4 dengan dilengkapi barkode.(*/Dispenduk/zac)

Baca juga :